PERAN MATA KULIAH BAHASA INGGRIS DALAM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI DI UNIVERSITAS PGRI PALANGKA RAYA

  • Kukuh Wurdianto
  • Novaria Marissa Universitas PGRI Palangka Raya

Abstract

Bahasa inggris merupakan bahasa yang di gunakan oleh sebagian masyarakat dunia untuk berkomunikasi secara global. Mata kuliah bahasa inggris di Universitas PGRI Palangka Raya khususnya di program studi pendidikan geografi merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa. Bahasa inggris mempunyai peranan yang penting karena banyak digunakan dalam memenuhi syarat lulusan baik dan juga pekerjaan. Lulusan yang baik dalam pendidikan di maksud adalah melahirkan lulusan yang mampu menguasai bahasa inggris. Meskipun demikian banyak kendala yang ditemu dalam
pembelajaran mata kuliah bahasa inggris diantaranya adalah : (1) Pandangan mahasiswa terhadap mata kuliah bahasa inggris. (2) kurangnya saranan dan prasaranan dalam pembelajaran. (3) Materi yang belum mencukupi. (4) tenaga pengajar atau dosen yang kurang memadai. Kondisi tersebut setidaknya memberi jawaban mengenai program studi pendidikan geografi yang belum maksimal. Permasalahan yang ditemukan menjadikan proses pembelajaran menjadi tidak maksimal sehingga menjadikan kualitas pendidikan di program studi pendidikan geografi menjadi tidak maksimal dan para lulusan tidak mampu
bersaing secara universial. Akibatnya para lulusan tidak bisa bersaing dengan para mahasiswa yang memiliki pendidikan non kejuruan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Mata Kuliah bahasa inggris memiliki peranan yang sangat penting dalam program studi pendidikan Geografi di Universitas PGRI Palangka Raya.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Mar 23, 2019
How to Cite
WURDIANTO, Kukuh; MARISSA, Novaria. PERAN MATA KULIAH BAHASA INGGRIS DALAM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI DI UNIVERSITAS PGRI PALANGKA RAYA. JURNAL MERETAS, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 211-217, mar. 2019. ISSN 2303-0100. Available at: <https://jurnal.upgriplk.ac.id/index.php/meretas/article/view/95>. Date accessed: 22 aug. 2019.